Pembuatan perjanjian internasional harus memuat prinsip-prinsip dasar yang melandasi setiap kesepakatan, yaitu: Aman ditinjau dari segi politis; Aman ditinjau dari segi keamanan; Aman ditinjau dari segi yuridis; Aman ditinjau dari segi teknis. Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional tercantum dalam Pasal 6 UU PI. Penyusunan dan penandatangan perjanjian internasional harus dikoordinasikan dan dikonsultasikan dengan Kementerian Luar Negeri c.q. Ditjen HPI. Proyeksi Kerja Sama Ke Depan:

1. Transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dari mitra kerja sama asing serta melanjutkan upaya harmonisasi standar untuk lebih meningkatkan mutu dan jaminan kesehatan produk kelautan dan perikanan Indonesia;

2. Penyederhanaan prosedur dan regulasi untuk membangun iklim berusaha/berinvestasi yang sehat di Indonesia;

3. Implementasi berbagai dokumen perjanjian (bilateral dan multilateral) untuk memantapkan peran Indonesia sebagai global leader dalam pemberantasan IUU Fishing, mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim, serta memajukan tata kelola perikanan yang berkelanjutan;

4. Intensifikasi promosi produk perikanan untuk penetrasi dan perluasan pasar guna peningkatan nilai ekspor produk perikanan.

Kalendar Kematian Masal ikan

Infografis BRPSDI

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana pendapat anda tentang informasi pada website BRPSDI?

Statistik Pengunjung

Today 66

Yesterday 74

Week 66

Month 3165

All 118098

Currently are 15 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Layanan Pengaduan Online

Email KKP

OFFICIAL WEBSITE FISHERIES REFUGIA INDONESIA

LINK TERKAIT

IKUTI KAMI