BRPSDI News - Pada hari Senin, 27 Juli 2020, Plt. Kepala BRPSDI, yakni Bapak Nanang Widarmanto, S.Pi didampingi Ka Sie Pelayanan Teknis (Dyah Ika Kususmaningtyas, S.Si) dan beberapa peneliti (Prof. Krismono, MS; Mujiyanto, S.St.Pi., M.Si; dan Dr. Amula Nurfiarini) menerima kunjungan dari anggota DPRD Komisi II Provinsi Banten. Plt Kepala BRPSDI menyambut baik kunjungan tersebut dengan menekankan kemungkinan kerjasama antara KKP yang diwakili dengan BRPSDI dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Ka Sie Pelayanan Teknis memberikan presentasi terkait profil dan kegiatan riset yang telah dilakukan BRPSDI selama 10 tahun terakhir. Wakil ketua DPRD Provinsi Banten, yakni Bapak Barhum HS, S.IP sangat tertarik dengan presentasi yang diberikan dan meminta bahan masukan dari BRPSDI mengenai pengembangan sektor kelautan dan perikanan berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan di BRPSDI. Selain itu, salah satu anggota komisi II, yakni  Bapak H. Oong Syahroni meminta masukan dari BRPSDI untuk peningkatan produksi perikanan di provinsi Banten yang masih melakukan impor dari Jawa Barat, terutama untuk ikan air tawar konsumsi, serta rencana pembangunan waduk dengan luas sekitar 1000 Ha.

Diskusi berkembang dengan beberapa pertanyaan lain terkait komoditi perikanan lobster dan sidat. Pembahasan potensi kelautan di provinsi Banten, terutama terumbu karang dan beberapa permasalahan terkait RZWP3K disampaikan oleh Mujiyanto, S.St.Pi., M.Si. Masukan mengenai peningkatan produksi perikanan air tawar melalui teknologi perikanan CBF ditawarkan oleh Dr. Amula Nurfiarini sebagai solusi di beberapa waduk/situ di provinsi Banten. Selain itu, Dr.Amula Nurfiarini juga menyampaikan bahwa saat ini KKP sedang melakukan kajian cepat mengenai potensi benih lobster perkabupaten kota agar potensi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan diskusi, Prof. Krismono menekankan apabila akan dibangun waduk/bendungan, maka harus ada kajian sebelum dan sesudah penggenanganuntuk langkah pengelolaan perikanan kedepannnya. Prof. Krismono juga menyampaikan jika provinsi Banten mempunyai potensi yang besar untuk komoditi ikan sidat.

Kunjungan kerja komisi II DPRD provinsi Banten pun ditutup oleh Plt Kepala BRPSDI dengan harapan ada follow up mengenai kerjasama.

Email KKP

LINK TERKAIT

Statistik Pengunjung

Today 36

Yesterday 110

Week 364

Month 2142

All 74582

Currently are 9 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

IKUTI KAMI

     

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana pendapat anda tentang informasi pada website BRPSDI?

Layanan Pengaduan Online