BRPSDI News – Senin, 18 November 2019 telah dilaksanakan ekspos buku “Potensi Sumber daya Perairan Laut dan Pesisir Pulau Semut Kabupaten Serang; Pulau Mangir dan Pulau Oar di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten” dengan narasumber (sebagai penulis utama buku) adalah Sdr. Mujiyanto, S.St.Pi, M.Si (salah satu peneliti dari Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan). Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten yang di damping oleh Plt. Kepala Bidang Bidang Pengelolaan Sumber Daya Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta Kepala Seksi Seksi Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Selanjutnya pemaparan hasil dan diskusi dipandu oleh Kepala Seksi Pengelolaan Ruang Laut dan Konservasi (Ibu Risnawati Rahayu).

Pada kesempatan tersebut dijelaskan bahwa penyusunan penyusunan buku “Potensi Sumber daya Perairan Laut dan Pesisir Pulau Semut Kabupaten Serang; Pulau Mangir dan Pulau Oar di Kabupaten Pandeglang” merupakan bentuk pertanggung-jawaban Program Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Bidang Pengelolaan Sumber Daya Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagai bentuk penyiapan data dan informasi terkini bagi baseline pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir di wilayah Provinsi Banten.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pulau-pulau kecil wilayah perairan Banten memiliki potensi sumberdaya ikan, arkeologi maritim yang mengandung nilai sejarah, potensi habitat penting (terumbu karang, padang lamun dan mangrove) di wilayah pesisir dan sumber daya lainnya di laut dan pesisir yang belum banyak terkuak dan terinformasikan secara baik dan terstruktur. Penerbitan buku buku tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pelaksanaan pembangunan wilayah laut dan pesisir Provinsi Banten.

Ketidaktahuan adanya potensi dan karakteristik serta isu dan permasalahan sumber daya akan berdampak terhadap tidak meratanya pembangunan antar daerah maupun antar sektor. Terjadinya ketimpangan pembangunan antar wilayah akan membawa implikasi terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu,pelaksanaanpembangunan perlu dilaksanakan secara terpadu, selaras, serasi dan seimbang serta diarahkan agar pembangunan yang berlangsung di setiap daerah sesuai dengan prioritas dan potensi daerah. Implementasi terhadap skala prioritas dan potensi sangat membutuhkan adanya data dan informasi terkait potensi dan isu permasalahan yang ada, sehingga tidak terjadi ketimpangan antara pemanfaatan dan pelestarian.

Email KKP

LINK TERKAIT

Statistik Pengunjung

Today 1

Yesterday 110

Week 427

Month 1259

All 67872

Currently are 12 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

IKUTI KAMI

     

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana pendapat anda tentang informasi pada website BRPSDI?

Layanan Pengaduan Online