UPAYA PENGEMBANGAN DATABASE SUMBER DAYA GENETIK, PENGETAHUAN TRADISIONAL, DAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL NASIONAL

BRPSDI News – 1 November 2018, Kepala BRPSDI Dr. Joni Haryadi D, M.Sc menjadi narasumber mewakili Ka BRSDM KP  dalam acara Jaring Masukan tentang Upaya Pengembangan Database Sumber Daya Genetik, Pengetahuan Tradisional, dan Ekspresi Budaya Tradisional Nasional, Direktorat Jenderal Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri, pada tanggal 1 November 2018 telah dilaksanakan. Dalam  upaya KKP untuk melindungi kekeyaan keaneragaman hayati RI, BRSDM KP telah meng Inisiasi Pengembangan Pusat Data Genetik Spesies Akuatik Indonesia.

Hasil diskusi dalam pertemuan tersebut dapat disampaikan beberapa hal yaitu :

1.  Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Kemenlu dan KemenkoPolhukam tentang ketahanan dan keamanan pangan RI, diperlukan menginisisasi pembentukan sebuat database untuk merekam Sumber Daya Genetik, Pengetahuan Tradisional, dan Ekspresi Budaya Tradisional Nasional.

2.   Database yang disusun ditujukan untuk mendukung pengembangan perekonomian Indonesia.

3.   Dalam rangka berperan aktif dalam forum internasional, Indonesia dituntut untuk dapat memberikan pengaruh demi  kepentingan Negara.

4.   Database yang dikembangkan akan dimanfaatkan sebagai bentuk proteksi keanekaragaman dan kekayaan sumber daya.

5.  Kementerian KKP (BRSDMKP) sedang menginisiasi pusat data genetik unutk sumberdaya ikan di perairan RI untuk  inventarisir keragaman jenis dan genetik Sumber daya KP di Indonesia, early warning pada penangkapan ikan berlebih, deteksi kualitas populasi organisme di alam, klaim stok perikanan, spawning area contribution, mitigasi  invasive alien spesies, local product identification.

6.   Pusat Penelitian Oseanografi LIPI sangat tertarik dan mendukung  untuk KKP dalam inisisasi Bank Genetik Sumberday akuatik RI.

7.  Tiga elemen utama yang perlu untuk dilindungi dan direkam dalam database diantaranya: Sumber Daya Genetik, Pengetahuan Tradisional, dan ekspresi budaya tradisional.

8.   Melalui Regulasi P02 KLHK telah membuat system benefit sharing tentang pemanfaatan Sumber Daya Genetik.

9.   Database yang ada perlu diperkuat perlindungan hokum untuk mencegah Biopiracy.

10. Bappenas pada tahun 2030 mentargetkan Indonesia sebagai center bioprospeksi dunia sehingga pengembangan database ini sangat penting.

11. Melalui pertemuan ini, Kemlu mentargetkan tercapainya Disclosure untuk digunakan sebagai syarat utama hak perlindungan dan pengakuan dunia atas kekayaan Indonesia melalului forum WIPO.

12. Beberapa instansi sudah mulai menginisiasi pengembangan genebank diantaranya yang sudah berkembang baik adalah Pusat Genom di bawah BB Biogen, Litbang Pertanian.

13.  Langkah kedepan, diperlukan identifikasi terhadap sumber daya manusia pendukung dibidang genetik, infrastruktur, serta peran dan tugas masing-masing dalam pengembangan Database genetik.

14.  Platform adalah hal yang paling esensial untuk segera ditentukan dalam pengembangan Database ini

15.  Mengingat teknologi genetik merupakan teknologi yang sangat cepat berkembang diperlukan upaya untuk dapat terus mengupgrade kapasitas SDM dan infrastruktur riset.

Email KKP

LINK TERKAIT

Statistik Pengunjung

Today 70

Yesterday 63

Week 133

Month 394

All 26262

Currently are 93 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

IKUTI KAMI