Pada tanggal 15 April 2016, kelompok masyarakat pengawas (POKMASWAS) Desa Padei Laut, Kecamatan Menui, Kabupaten Morowali, Prov. Sulawesi Tengah melaporkan adanya kegiatan pengumpulan penyu sebanyak 70 ekor. Laporan ini ditindaklanjuti oleh Tim Satuan Kerja Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kendari dengan melakukan penyergapan saat akan dilakukan pengakutan penyu yang rencananya akan dibawa ke Bali sebagai lokasi pemasaran. Untuk mengamankan dan menyelamatkan penyu tersebut, Tim PSDKP meminta PT. Sonok Lestari Mas untuk menampung penyu sementara  waktu selama proses penyelidikan berlangsung.

Pada tanggal 17 April 2016, Berita Acara penyitaan penyu di susun, pada waktu yang sama telah dilakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan, identifikasi jenis, monitoring dan evaluasi keberadaan penyu hijau oleh tim Kementerian Kelautan dan Perikanan : Pangkalan PSDKP Bitung, Satker PSDKP Kendari dan Luwuk Banggai, BPSPL Makasar, Satker Kendari dan dihadiri oleh perwakilan instansi/lembaga terkait yaitu : Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sultra, BKSDA Sulawesi Tenggara, Karantina Hewan Kendari, WWF Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Kendari.

Hasil pemeriksaan  diketahui bahwa jumlah penyu yang dikumpulkan oleh penampung sebanyak 70 ekor dari  jenis penyu hijau (Chelonia mydas), hampir 50% dari jumlah penyu tersebut dalam kondisi luka akibat sengaja flipper depan (tungkai depan) dibuat lubang untuk  pengikatan. Luka dan stress dari 70 ekor penyu yang tertangkap, menyebabkan 3 ekor telah mati,  indikator stress adalah  seekor penyu mengeluarkan telur di KJA penampungan. Hal ini juga sebagai bukti bahwa penyu yang ditangkap dalam perjalanan proses mencapai pantai untuk bertelur.

REKOMENDASI

  1. Tim balitbang merekomendasikan untuk mempercepat proses pelepasan penyu ke alam, karena dikhawatirkan jumlah penyu yang mati akan bertambah.
  2. Perlu dilakukan kajian tempat peneluran penyu di sepanjang pantai kendari sebagai landasan untuk rencana zonasi,
  3. Meninjau kembali waktu proses penyidikan (mempersingkat waktu penyidikan), sehubungan dengan kondisi kesehatan dan stress penyu, KJA penampungan yang tidak sesuai dengan habitat alam.

Email KKP

LINK TERKAIT

Statistik Pengunjung

Today 67

Yesterday 93

Week 247

Month 1264

All 22426

Currently are 53 guests and no members online

IKUTI KAMI